Thawaf: Bukan Sekadar Mengelilingi Ka’bah

Thawaf merupakan salah satu rangkaian dari prosesi ibadah haji. Thawaf dilakukan dengan cara mengelilingi Ka’bah tujuh kali. Dalam rangkaian ibadah haji, kedudukan thawaf sangat penting bahkan dianjurkan pula untuk memperbanyak thawaf sunnah (tathawu) karena keutamaannya. Menurut sebuah hadits; setiap hari Allah menurunkan 120 rahmat kepada orang yang berhaji ke rumah Allah yang suci: 60 untuk yang berthawaf, 40 untuk yang shalat, dan 20 untuk yang menyaksikannya (HR. Baihaqi).Sesungguhnya apa makna dibalik thawaf?

Banyak sekali para pemikir muslim yang mencoba menjelaskan perihal makna dibalik thawaf. Termasuk dengan menelaah fenomena alamnya. Di alam makrokosmos, misalnya; matahari, bulan, bumi dan sekitar 100 milyar bintang dan planet berbagai ukuran, sesungguhnya ber-thawaf; berputar dan bertasbih mengelilingi orbitnya. “Dan Dia lah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya” (QS. Al-Anbiya : 33).

Begitu pula di alam mikrokosmos, elektron pun berputar mengelilingi inti atom. Semua ini merupakan pesan dari Allah Swt agar manusia juga harus bergerak pada garis orbit, dan harus mengetahui apa dan siapa sebenarnya pusat orbitnya.

Dalam konteks ritual ibadah haji, filosofi thawaf dapat difahami bahwa manusia harus bersungguh-sungguh dalam menunjukkan kepatuhan dan kekerdilan dirinya di hadapan Allah, serta mengorientasikan hidupmu hanya kepada Allah, sebagaimana alam pun melakukannya (QS. Al-Anbiya : 33).

Makna lain di balik ibadah thawaf adalah bahwa kehidupan ini berputar, yang harus diiringi dengan perjuangan. Setiap perjuangan mesti dimulai dengan menyerap nilai Allah. Itulah sebabnya, thawaf dimulai dari ruknul yamani; dimulai dengan mengucapkan, “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar,” lalu mengelilingi Ka’bah. Dengan demikian, perjuangan harus dilandasi atau dimulai dengan mengagungkan kebesaran Allah dan berniat semata-mata karena Allah.

Dalam tinjauan sosial, thawaf sejatinya dapat menumbuhkan kesadaran bagi setiap manusia agar menjadi bagian dari manusia lain yang sama-sama mengagungkan kebesaran Allah Swt. Menjadi manusia yang dipersaudarakan oleh Allah dalam ikatan keimanan. Sekaligus menjadi pribadi yang saling bahu membahu dalam menunaikan tujuan yang sama dan satu; mengharap keridlaan Allah Swt.Pemahaman dan implementasi dari makna thawaf dalam kehidupan pasca haji, dapat menjadi ciri dari haji yang mabrur.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan berkunjung ke kantor KIAS Travel daerah Bintaro yang beralamat di Ruko Kebayoran Arcade Cove Blok KA/B3-62 Jalan Boulevard Raya Bintaro Jaya Sektor 7, Pondok Jaya Pondok Aren, Tangerang Selatan. kode Pos 15222. Telpon : 0821-7171-7005.

Media Sosial:Instagram & Fanspage :@KIAS.TravelTiktok :@kiastravelYouTube : @KIASTRAVEL

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *